rsuyoshua@gmail.com (061) 7956061


Instalasi Farmasi RSU YOSHUA adalah suatu departemen atau sistem pelayanan Farmasi dalam suatu rumah sakit yang berada dibawah pimpinan seorang apoteker yang kompeten dalam hal :
a. Menyediakan obat-obatan untuk unit perawatan dan bidang – bidang lain.
b. Mengarsipkan resep-resep baik untuk pasien rawat jalan maupun pasien rawat inap.
c. Membuat obat-obatan.
d. Menyalurkan, membagikan obat-obatan narkotika dan obat yang diresepkan.
e. Menyimpan dan membagikan preparat-preparat biologis.
f. Membuat, menyiapkan, mensterilkan preparat parenteral.
g. Menyediakan serta membagikan keperluan-keperluan tersebut secara profesional.

Instalasi laboratorium RSU YOSHUA adalah salah satu instalasi di rumah sakit yang merupakan pelayanan penunjang yang bertujuan :
a. Membantu diagnose suatu penyakit sehingga dokter dapat menangani suatu penyakit dengan tepat, cepat, dan akurat.
b. Menentukan resiko terhadap suatu penyakit dengan harapan suatu penyakit dapat terdeteksi secara dini.
c. Menentukan prognosis/perjalanan penyakit sehingga dapat digunakan sebagai pemantau perkembangan dan keberhasilan pengobatan suatu penyakit.

Radiologi adalah cabang ilmu kedokteran yang digunakan dalam penggunaan teknologi pencitraan, yang berperan penting dalam diagnosis dan pengobatan untuk berbagai penyakit.
Dokter Radiologi RSU YOSHUA sudah terlatih untuk melakukan banyak pemindaian medis. Beberapa di antaranya adalah :
a. Rontgen
b. Magnetic resonance imaging (MRI) scan
c. Computed tomography (CT) scan
d. Positron emission tomography (PET) scan
e. Ultrasound
f. Mammografi
g. Fluoroskopi
h. Tes kedokteran nuklir
i. Pemindaian tulang
j. Pemindaian tiroid
k. Tes tekanan jantung thallium : Kanker, Tumor, Penyakit jantung, Penyakit hati, dan Penyakit ginjal

Dikenal secara luas dengan istilah EKG atau ECG, elektrokardiogram merupakan tes diagnostik umum yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi jantung. Tes tersebut merekam aktivitas listrik dari jantung, dan pada batas tertentu, mengidentifikasi jika ada peredaran atau aliran darah yang tidak normal. EKG memberikan gambaran ukuran dan bentuk hati dengan baik. Jantung adalah salah satu organ otot paling besar dan di bagi menjadi empat bilik. Bilik atas disebut atrium kanan dan kiri, dan bilik bawah adalah ventrikel kanan dan kiri. RSU YOSHUA juga memiliki Layanan EKG dan mengatasi :
a. Pasien mengalami kesulitan bernapas, nyeri dada, dan kelelahan secara keseluruhan.
b. Pasien memiliki detak jantung yang tidak umum.
c. Untuk mengawasi perkembangan penyakit jantung yang telah terdiagnosa. Dokter mungkin meminta

Layanan USG adalah metode yang paling akurat dalam memberikan informasi terkait keadaan janin atau bayi dalam rahim. Karena hasil yang terlihat, dapat membantu untuk melihat langsung yang ada dalam rahim dan segala kondisi yang terjadi di waktu yang sama. Seperti hasil dari rekaman kamera, namun hasilnya terlihat seperti kontur 3 dimensi dan 4 dimensi. Di samping itu, USG merupakan alat yang aman bagi janin atau bayi serta rahim. Segera cek Kandungan anda di RSU YOSHUA.

RSU YOSHUA juga memiliki Pelayanan Inkubator Bayi, merupakan salah satu alat medis yang berfungsi untuk menjaga suhu sebuah ruangan supaya suhu tetap konstan /stabil. Pada modifikasi manual-otomatis inkubator bayi , terdapat sebuah boks kontrol yang dibagi menjadi 2 bagian (bagian atas dan bagian bawah). Boks bagian atas digunakan untuk meletakkan sensor , display sensor ,kontroler , rangkaian elektronik. Sedangkan pada boks bagian bawah dibagi menjadi 3 ruangan yang dibatasi dengan sekat , yang digunakan untuk meletakkan heater , tempat / wadah air dan kipas. Sensor yang digunakan adalah sensor suhu (PT100) dan sensor kelembapan , dimana sensor suhu PT100 dan sensor kelembapan diletakkan di dalam bokstidur bayi (di luar boks kontrol). Pada sensor suhu PT100 dan sensor kelembapan terdapatdisplay yang sekaligus sebagai driver sensor yang digunakan untuk mengetahui sertamemberikan setting suhu dan kelembapan dalam ruangan boks tidur bayi sesuai yang dikehendaki.

RSU YOSHUA juga memiliki Pelayanan Phototherapy, adalah terapi dengan menggunakan penyinaran sinar dengan intensitas tinggi yaitu 425-475nm (biasa terlihat sebagai sinar biru) untuk menghilangkan bilirubin tak langsung dalam tubuh. Kenapa phototherapy harus dilakukan? Karena bila kadar bilirubin tak langsung terlalu tinggi, maka akan menyebabkan penumpukan pada bagian otak (bilirubin tak langsung dapat menembus sawar otak) dan menimbulkan gejala gangguan saraf hingga kematian. Kapan phototherapy dilakukan? Pada bayi premature, maka phototherapy dilakukan bila :
a. Berat badan bayi < 1000g
b. Kadar bilirubin tak langsung 7-9mg/dl pada berat badan 1000-1500g
c. Kadar bilirubin tak langsung 10-12mg/dl pada berat badan 1500-2000g
d. Kadar bilirubin tak langsung 13-15mg/dl pada berat badan 2000-2500g

Pada bayi matur (sesuai usia kehamilan normal), phototherapy dilakukan bila :
a. Bayi kuning < 24 jam setelah lahir
b. Bayi usia 24-28 jam, kadar bilirubin tak langsung 15-18 mg/dl
c. Bayi usia 48-72 jam, kadar bilirubin tak langsung 18-20 mg/dl
d. Bayi usia > 72 jam. kadar bilirubin tak langsung > 20 mg/dl

RSU YOSHUA juga memiliki Pelayanan Fisioterapi, adalah proses merehabilitasi seseorang agar terhindar dari cacat fisik melalui serangkaian penilaian, diagnosis, perlakuan, dan aktivitas pencegahan. Tujuan dari dilakukannya fisioterapi adalah mengembalikan fungsi tubuh setelah terkena penyakit atau cedera. Jika tubuh menderita penyakit atau cedera permanen, maka fisioterapi dapat diprioritaskan untuk mengurangi dampaknya.
Beberapa kondisi pasien yang bisa dibantu dengan perawatan fisioterapi berdasarkan sistem tubuh, dibedakan menjadi empat :

Neurologi :
Beberapa kondisi terkait neurologi atau sistem syaraf adalah stroke, multiple sclerosis, dan penyakti Parkinson. Gangguan syaraf akibat penyakit-penyakit tersebut bisa mengganggu fungsi tubuh, seperti susah bicara, susah berjalan, dan menurunnya kinerja tangan.

Neuromusculoskeletal :
Kondisi yang diakibatkan oleh gangguan neuromusculoskeletal atau gangguan otot pada kerangka tubuh antara lain saat ada sakit pinggang belakang, nyeri otot, cedera karena olahraga, dan arthritis.

Kardiovaskular :
Gangguan sistem kardiovaskular yang bisa dibantu dengan fisioterapi adalah penyakit jantung kronis dan rehabilitasi pascaserangan jantung. Dengan fisioterapi, kondisi pasien akan lebih berkualitas karena diberikan dukungan fisik dan emosi.

Respirasi :
Asma, penyakit paru obstruktif kronis, dan cystic fibrosis (kista fibrosis) adalah beberapa penyakit terkait sistem pernapasan yang bisa diringankan melalui fisioterapi. Para fisioterapis akan memberikan serangkaian metode mengenai bagaimana cara tubuh bernapas lebih baik dan bagaimana mengontrol gejala-gejala seperti batuk-batuk dan kesulitan bernapas.